Showing posts with label Palestina. Show all posts
Showing posts with label Palestina. Show all posts

Monday, 3 June 2013

Hari Ini di 1964 Organisasi Pembebasan Palestina Didirikan


(IW) -- Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) adalah lembaga politik resmi bangsa Arab Palestina yang telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Lembaga ini terdiri atas sejumlah organisasi perlawanan (yang terpenting ialah Al Fatah), organisasi ahli hukum, mahasiswa, buruh dan guru.

Organisasi ini mengusahakan sebuah negara Palestina di antara Laut Tengah dan Yordania. Sejak didirikan, pada tahun 1969 hingga meninggal pada tahun 2004, Yasser Arafat merupakan ketua organisasi ini. Pemimpinnya kini adalah Mahmud Abbas.

PLO didirikan hari ini pada 1964, setelah didahului oleh langkah awal Yasser Arafat untuk menyatukan semua organisasi perlawanan Palestina di bawah satu wadah, Al Fatah, pada 1950-an. Di awal pendirian, PLO di bawah dukungan Arafat dengan Al Fatahnya, menyerang Israel secara terus menerus. Israel menjawab dengan secara rutin menyerang basis PLO di Lebanon. Tak jarang korban yang berjatuhan dari kalangan sipil serta perempuan dan anak-anak.

Organ utama lembaga ini ialah Komite Eksekutif, Komite Sentral serta Dewan Palestina. Terpenting dari antaranya ialah Komite Eksekutif, yang bertugas mengambil keputusan-keputusan politik. Dalam mengambil keputusan, organ ini menerima masukan serta nasihat dari Komite Sentral, yang hampir kesemua anggotanya diambil dari organisasi perlawanan dan tokoh-tokoh independen. Dewan Nasional Palestina, sebuah organisasi penting lainnya yang terdiri dari 500 anggota, merupakan juga Parlemen Palestina.

Atas kegigihannya menarik perhatian masyarakat internasional, pada tahun 1969 Arafat diangkat sebagai ketua PLO. Setelah menjadi ketua, Arafat mulai meninggalkan kegiatan penyerangan dengan senjata dan berusaha mendirikan sebuah pemerintahan di pengasingan. Beberapa langkah penting yang dilakukannya ialah berhasil membuat PLO memperoleh pengakuan Liga Arab sebagai satu-satunya organisasi bangsa Palestina tahun 1974. Juga pada November 1974, PLO merupakan satu-satunya organisasi nonpemerintah yang memperoleh kesempatan berbicara di depan Sidang Umum PBB. Satu langkah berikut yang dicapai ialah diperolehnya keanggotaan penuh PLO di dalam Liga Arab pada tahun 1976.


Lembaga PBB Rilis Peta Palestina Tanpa Keberadaan Israel


RAMALLAH, (IW) -- Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurus bantuan kemanusiaan (UNRWA) merilis sebuah peta Palestina yang baru. Dalam peta itu, menunjukkan seluruh wilayah Israel dinyatakan sebagai wilayah Palestina.

Sontak peta ini mendapat tentangan dari Israel. Munculnya peta itu membuat UNRWA dituduh telah mendukung sentimen anti-Israel. Foto UNRWA merilis peta itu disebarkan oleh organisasi Palestinian Media Watch (PMW).

Foto peta yang disebarkan oleh PWA itu menunjukkan seluruh wilayah Israel dan wilayah yang dikendalikan oleh Otoritas Palestina sebagai satu negara. Peta juga disertakan dengan bendera PLO dan bertuliskan "Arab Palestine". Kota-kota yang termasuk dalam negara Palestina antara lain, Yerusalem, Yafo (Jaffa), Haifa dan Be'er Sheva.

Menurut website resmi UNRWA, foto dari peta itu diambil dalam sebuan acara UNRWA yang dihadiri oleh pejabat tinggi Palestina dan Lebanon. Namun juru UNRWA Christopher Gunnes menolak laporan dari PMW itu. 

Meski mengakui bahwa foto itu adalah nyata, Gunner menolak anggapan bahwa UNRWA telah menghapus Israel dari peta tersebut."Peta yang dimaksud adalah sebuah peta yang menunjukkan wilayah Palestina sebelum 1948. Jadi tuduhan yang diarahkan adalah palsu,"ujar Gunnes, seperti dikutip Israel Nation News, Rabu (22/5/2013).

Tetapi pembelaan dari Gunnes dibantah oleh pihak PMW. Menurut mereka pembelaan bahwa peta itu berdasarkan pada peta 1948 adalah pembelaan tidak berdasar. 

"Pada peta yang kami sebarkan jelas sekali bendera yang dicantumkan adalah bendera PLO bukan bendera Inggris," tegas pihak PMW.

Hingga saat ini tidak diketahui kebenaran dari peta tersebut. Media Israel justru menuduh bahwa kelompok PMW adalah kelompok yang tidak bisa dipercaya, karena sebelumnya PMW pernah pula menggunakan nama UNRWA demi mendukung perjuangan Palestina.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...